🥋 Sholawat Wahidiyah Dan Artinya
SholawatWahidiyah Untuk Menyembuhkan Penyakit Sholawat Wahidiyah Untuk Menyembuhkan Penyakit - Manusia tidak lepas dari pernyakit ya Niat Puasa Ramadhan Arab, Latin, Jawa, Sunda dan Artinya Niat Puasa Ramadhan : Teks Arab, Latin dan Artinya Niat Puasa Ramadhan Arab - Sebentar lagi kita akan menemui Bulan Ramadhan 2020 yang
ShalawatWahidiyah merupakan salah satu gerakan tasawuf lokal. shalawat dan puji-pujian kepada Rasulullah Muhammad Saw (Artinya : Dengan nama Allah yang bersama nama-Nya segala sesuatu yang ada di bumi dan di langit tidak akan berbahaya dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui) "Yaa Qowiyu Yaa Matiin (3x) (Yaa Tuhan Yang Maha Kuat dan
Jawab Sholawat Wahidiyah dan ajarannya boleh diamalkan oleh siapa saja; baik laki-laki, perempuan, tua, muda dan sebagaianya. Karena Sholawat Wahidiyah dan ajarannya telah diijazahkan secara umum dan mutlak oleh muallifnya (penyusun) yaitu Al Mukarrom Romo Kyahi Hajji Abdoel Madjid Ma'roef untuk diamalkan oleh siapa saja tanpa pandang bulu dan golongan.
Sholawatapa saja. Istihdlor artinya merasa seperti benar-benar berada dihadapan Rosululloh SAW. Ini termasuk adab membaca sholawat di samping niat ikhlas LILLAH seperti sudah diterangkan di muka. Dengan istihdlor seperti itu dengan sendirinya hati kita dapat lebih tawadlu', tidak berani berkuak ke sana ke mari dan akan makin tertanam lebih
Beliauberbicara dengan jawami' kalam. Artinya, kata-kata yang dituturkannya mengandung makna yang banyak, karena Beliau mempuNyahi kemampuan untuk mengungkapkan sesuatu dengan ringkas dan padat. Setelah lembaran Sholawat Wahidiyah dengan susunan di atas beredar secara luas, disamping banyak yang menerima, juga ada yang menolak
SholawatWahidiyah merupakan tasawuf lokal yang menjadi ajang bagi para penganutnya untuk memenuhi gelegak keilahian dan menjadi wadah bagi pemenuhan kebutuhan spiritual yang tidak ada habis habisnya. Ia menjadi medium untuk mengekspresikan gelegak ketuhanan dan kulminasi pengalaman keilahian yang tak kunjung henti.
Tidakketinggalan pula Sholawat serta salam semoga tetap dan selalu terlimpahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW, pada kesempatan yang penuh barokah ini kami dari menyampaikan beberapa uraian dalam acara yang biasa disampaiakn dalam momen pembekalan Pengurus Pembina Wanita dan Kanak-kanak Wahidiyah se-Jawa Barat yang dulu, salah satunya yakni materi Ajaran
PenyiarSholawat Wahidiyah dan ajaran-ajaran Wahidiyah. Penjelasan Tentang Syafaat Sdr Alloh tidak dapat memberi syafa'at, sehingga mohon syafa'at kepada Rosululloh Shollallohu 'alaihi wa sallam sama artinya dengan syirik dan sesat. Dengan menggunakan ayat tersebut, sebagai dasar bagi pendapatnya bukan pada tempatnya, ada dua alasan
SHALAWATWAHIDIYAH BERFAIDAH MENJERNIHKAN HATI DAN MA'RIFAT BILLAH WA RASUULIHI SAW. BOLEH DIAMALKAN SIAPA SAJA, BAIK LAKI-LAKI, PEREMPUAN, TUA, MUDA DARI ALIRAN ATAU GOLONGAN DAN BANGSA MANAPUN JUGA, TIDAK PANDANG BULU. FAFIRRUU ILALLAAH - (LARILAH KEMBALI KEPADA ALLAH) CARA PENGAMALAN Sholawat Wahidiyah : Harus niat semata-mata mengabdikan diri, beribadah kepada Allah dengan ikhlas tanpa pam
Padasaat itu muncullah Shalawat Wahidiyah yang di awali dengan bacaan nida' yâ sayyidî yâ rasûlullah. sesuai petunjuk-petunjuk dan maksud-maksud yang telah dijelaskan oleh al-Qur'an. Kata-kata lain yang hampir sama artinya dengan kata Sunnah adalah: sabîl (jalan), sirâtb (jalan), tharîqah (metode/cara), tharîqu 'l- mustaqîm
Dandalam kamus bahasa jawa, mungkin dapat diambil sebagai ta'rif, karena menempatkan guru sebagai jabatan yang sakral. Dalam bahasa jawa, mengartikan kata guru dengan; guru merupakan kata yang terdiri dari 2 (dua) suku kata, gu dan ru, yang masing-masing meiliki arti yang sakaral."Gu" memberikan makna dapat digugu (dipercaya). Artinya, ucapan dan ilmu yang diajarkan merupakan kebenaran
SholawatWahidiyah dan Ajaran Wahidiyah Pembawa Misi Perdamaian Berdasar Ketuhanan Yang Maha Esa1 Oleh: Ali Fanani2 BAB I PENDAHULUAN Ketuhanan Yang Maha Esa, demikian bunyi falsafah hidup bangsa Pancasila, Sila Pertama, yang kita yakini kebenarannya. Artinya dalam segala tindakan dan perbuatan apa saja, asal bukan perbuatan yang tidak
vxKDDfs. Sholawat Wahidiyah – Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bismillahi Alhamdulillah La haula wala quata illa shali’ala sayyidina Muhammadin Shalallahu’alaihi wa salam wa ala ali sayyidina Muhammadin Shalallahu’alaihi wa salam wa umatihi seorang Muslim bershawalat sudah menjadi sebagian kewajiban dalam kehidupan sehari-hari. Dalam bershalawat kita bisa meraih manfaat yang terkandung di dalam, selain itu juga agar kelak bisa mendapatkan syafaat dari baginda Nabi Muhammad tentunya bukan hanya bagi seorang Muslim sajalah yang dianjurkan untuk bershalawat, bahkan Allah SWT dan para Malaikatnya pun ikut bershalawat kepada Rasulullah SAW. Seperti yang sudah dijalaskan dalam sebuah dalil sebagai berikut ;اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” 56Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk selalu bershalawat kepada Nabi SAW dengan istiqomah dan juga dengan hati yang Sholawat Wahidiyah2 Bacaan Sholawat Wahidiyah Arab, Latin Dan Terjemahannya3 Keutamaan Sholawat Wahidiyah Dan Cara Keutamaan Cara Mengamalkan 4 TerkaitDalam beberapa sumber menjelaskan dalam artian umum, bahwa sholawat ini adalah rangkaian doa-doa sholawat Nabi seperti yang tertulis dalam lembaran sholawat wahidiyah, termasuk kaifiyah cara dan adab/tatakrama dalam keterangan lainnya menjelaskan, bahwa sholawat ini merupakan rangkaian redaksi sholawat Nabi SAW yang oleh Allah dikaruniai berbagai faedah berupa kejernihan hati dan ketentraman jiwa, meningkatkan daya ingat sadar atau ma’rifat kepada Allah dan juga sholawat ini adalah seluruh rangkaian doa-doa sholawat yang tertulis dalam lembaran sholawat ini, segala kandungan yang terdapat di dalamnya dan cara pengamalannya, termasuk bacaan surat ini berfungsi sebagai thoriqoh dalam artian “Jalan” meuju sadar kepada Allah SWT, tidak termasuk ke dalam kategori jamiyah thoriqoh. Dan memiliki manfaat untuk menjernihkan hati bagi yang membacanya dan ma’rifat sadar kepada Allah SWT dan ini sendiri memiliki kandungan makna yang berupa suatu sistem bimbingan praktis dalam meraih Iman, Islam, dan Ihsan yang kemudian disebut dengan Ajaran ini bisa diamalkan oleh siapa saja sama seperti sholawat-sholawat lainnya, tanpa syarat adanya silsilah atau sanad. Karena sanad dari segala sholawat adalah shohibus sholawat itu sendiri yaitu Rasulullah pandangan sunnah, sholawat ini adalah sholawat yang dita’lif oleh Hadlratul Mukarrom Mbah Ma’ruf QS wa Ra pada tahun 1959, setelah beliau mendapatkan rukyah sholihah yang isinya mengangkat akhlak dan iman masyarakat agar kembali kepada ajaran Rasulullah ini dan ajaran wahidiyah telah diijazahkan secara mutlak oleh Mualifnya, yakni Hadlratul Mukarrom Mbah Majid Ma’ruf Qs wa Ra, selaku pengasuh pondok pesantren Kedunglo, Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kediri, Jawa ini sendiri sudah mulai disiarkan pada awal tahun 1963M Buku Materi Up Grading Da’I Wahidiyah.Wahidiyah Sebagai Sholawat dan AjaranWahidiyah Sebagai SholawatPara masyarakat atau pengikut wahidiyah memiliki pandangan bahwa sholawat ini adalah sebagai tharekat lebih-lebih jika bershalawat yang disertai dengan adab yang tepat, lalu menghormati yang semestinya dan juga mahabbah kepada Rasulullah SAW, merupakan bagian penting dalam tharekat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT yang telah disusun oleh para Ghauts pada setiap Sholawat Wahidiyah Arab, Latin Dan TerjemahannyaBerikut bacaan lembaran sholawat wahidiyah beserta artinyaAUROD/BILANGAN MUJAHADAH 40 HARIإِلىَ حَضْرَةِ سَـيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلىَ الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ ألْفَاتِحَةْIlaa hadlroti sayyidinaa muhammadin shollalloohu’alaihi wassalam, alfaatihah ! membaca surat al-fatihah 7xArtinya Di hadiyahkan ke haribaan Junjungan kami Kanjeng Nabi Besar Muhammad Shollallohu alaihi Wasallam. حَضْرَةِ غَوْثِ هَذَاالزَّمَانِ وَسَآئِرِ أَوْلِيَآءِ اللهِ رَضِيَ الله ُتَعَالىَ عَنْهُمْ ألْفَاتِحَةْWa ilaa hadlroti ghoutsi haadaz-zaman waa’awaanihi wasaaairi auliyaaillaahi rodliyalloohu ta’aala anhum alfaatihah ! membaca surat al-fatihah 7xArtinya Dan di hadiyahkan ke pangkuan Ghoutsi Hadhazzaman, Para Pembantu Beliau dan segenap Kekasih ALLAH, Rodiyallohu ta’alaa Anhum. Al-Fatihah !أَللّهُمَّ يَاوَاحِدُ يَاأَحَدْ، يَاوَاجِدُ يَاجَوَادْ، صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىَ سَـيِّدِنَا محَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا محمّدْ، فيِ كُلِّ لَمْحَةٍ وَّنَفَسٍ بِّعَدَدِ مَعْلُوْمَاتِ اللهِ وَفُيُوْضَاتِهِ وَأَمْدَادِهِAlloohumma yaa waahidu yaa ahad, yaa waajidu yaa jawaad, sholli wasallim wabaarik alaasayyidinaa muhammadiw-wa’alaa aali sayyidinaa muhammad. Fii kulli lamhatiw wa nafasim bi’adadi ma’lumaatillaahi, wa fuyu dhotihi wa amdaadih. 100xArtinya Yaa Alloh, Yaa Tuhan Maha Esa, Yaa Tuhan Maha Satu, Yaa Tuhan Maha Menemukan, Yaa Tuhan Maha Pelimpah, limpahkanlah sholawat salam barokah atas junjungan kami Kanjeng Nabi Muhammad dan atas keluarga Kanjeng Nabi Muhammad pada setiap kedipnya mata dan naik turunnya napas sebanyak bilangan segala yang Alloh Maha Mengetahui dan sebanyak kelimpahan pemberian dan kelestarian pemeliharaan كَمَا أَنْتَ أهْلُهْ، صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىَ سَـيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا وَشَفِيْعِنَا وَحَبِيْـبِنَا وَقُرَّةِ أَعْيُنِنَا محَمَّدٍ صَلىَّ الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَمَ هُوَ أَهْلُهْ، نَسْأَلُكَ اللّهُمَّ بِحَقِّهِ أَنْ تُغْرِقَنَا فىِلُجَّةِ بَحْرِ اْلوَحْدَةْ، حَتىَّ لاَنَرَى وَلاَنَسْمَعَ وَلاَنَجِدَ وَلاَنُحِسَ وَلاَنَتَحَرَكَ وَلاَنَسْكُنَ إِلاَّ بِهَا، وَتَرْزُقَنَا تَمَامَ مَغْفِرَتِكَ يَآأَلله وَتمَاَمَ نِعْمَتِكَ يَآأَلله وَتمَاَمَ مَعْرِفَتِكَ يَآأَلله وَتمَاَمَ مَحَبَّتِكَ يَآأَلله وَتمَاَمَ رِضْوَانِكَ يَآأَلله، وَصَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِه وَصَحْبِهْ، عَدَدَمَآ أَحَاطَ بِهِ عِلْمُكَ وَأَحْصَاهُ كِتَابُكَ بِرَحمْتِكَ بَآأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَاْلحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَAlloohumma kamaa anta ahluh; sholli wasallim wabaarik alaasayyidinaa wamaulaanaa,wasyafii’inaa,wahabiibinaa,waqurroti a’yuninaa muhammadin shollalloohu’alaihi wasallama kamaa huwa ahluh; nas-alukalloohumma bihaqqihi an tughriqonaa fii lujjati bahril wahdah; hattaa laa naroo walaa nasma’a, walaa najida walaa nuhissa, walaa nataharroka walaa naskuna illaa bihaa; watarzuqonaa tamaama maghfirotika yaa alloh, watamaama ni’matika yaa alloh, watamaama ma’rifatika yaa alloh, watamaama mahabbatika yaa alloh, watamaama ridlwanika yaa alloh; washolli wasallim wabaarik alaihi wa’alaa aalihi washohbih. adadamaa ahaathobihii ilmuka waahshoohu kitaabuk; birohmatika yaa arhamar-roohimiin, walhamdu lillaahi robbil’aalamiin. 7xArtinya Yaa Alloh, sebagaimana keahlian ada pada-MU, limpahkanlah sholawat salam barokah atas Junjungan kami, Pemimpin kami, Pemberi Syafa’at kami, Kecintaan kami, dan Buah jantung hati kami Kamjeng Nabi Muhammad Shollallohu Alaihi WaSallam yang sepadan dengan keahlian Beliau, kami bermohon kepada-MU Yaa Alloh, dengan hak kemuliaan Beliau, tenggelamkanlah kami didalam pusat dasar samudra ke-Esaan-MU sedemikian rupa sehingga tiada kami melihat dan mendengar, tiada kami menemukan dan merasa, dan tiada kami bergerak maupun berdiam, melainkan senantiasa merasa didalam samudra Tauhid-MU dan kami bermohon kepada-MU Yaa Alloh, limpahilah kami ampunan-MU yang sempurna Yaa Alloh, ni’mat karunia-MU yang sempurna Yaa Alloh, sadar ma’rifat kepada-MU yang sempurna Yaa Alloh, cinta kepad-MU dan menjadi kecintaan-MU yang sempurna Yaa Alloh, ridho kepada-MU dan memperoleh ridho-MU pula yang sempurna Yaa Alloh. Dan sekali lagi Yaa Alloh, limpahkanlah sholawat salan dn barokah atas Beliau Kanjeng Nabi dan atas keluarga dan sahabat Beliau sebanyak bilangan segala yang diliputi oleh Ilmu-MU dan termuat di dalam Kitab-MU, dengan Rahmat-MU Yaa Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang dan segala puji bagi Alloh Tuhan seru sekalian اْلخَلْقِ الصَّلاَةُ وَالسَّـلاَمُ عَلَيْـكَ نُوْرَالْخَلْقِ هَـادِيَ اْلأَنَمُوَأَصْــلَهُ وَرُحَـهُ أَدْرِكْـنِى فَقَـدْ ظَلَمْـتُ أَبَـدًا وَّرَبِّـنِىوَلَيْـسَ لِى يَاسَـيِّدِى سِوَاكَا فَإِنْ تَرُدَّ كُنْـتُ شَخْصًا هَالِكَاYaa syafi’al-kholqish-sholaatu wassalaam ” alaika nuurol kholqi haadiyal anaam wa ashlahuu wa ruuhahu adriknii ” faqodh dholamtu abadaw-warobbinii wa laisa lii yaa sayyidii siwaaka ” fa-in tarudda kuntu syakhson haalikaa …3xArtinya Duhai Kanjeng Nabi pemberi Syafa’at makhluq Kepangkuan-MU sholawat dan salam kusanjungkan Duhai Nur cahaya makhluq, pembimbing manusia Duhai unsur dan jiwa makhluq, bimbing dan didiklah diriku Maka sungguh aku manusia yang dholim selalu tiada arti diriku tanpa engkau Duhai Yaa Sayyidii jika engkau hindari aku akibat keterlaluan berlarut-larutku, pastilah ku kan hancur اللهْYAA SAYYIDII YAA ROSUULALLOH … 7xArtinya Duhai Pemimpinku, Duhai Utusan Allohيَآأَيُّـهَااْلغَـوْثُ سَـلاَمُ اللهِ عَلَيْـكَ رَبِّــنىِ بِإِذْنِ اللهِوَانْظُرْ إِلَيَّ سَـيِّدِى بِنَـظْرَةِ مُوْصِـلَةٍ لِّلْحَضْـرَةِ اْلعَلِـيَّةِYaa ayyuhal-ghoutsu salaamullooh ” alaika robbinii bi-idznillaah wandhur ilayya sayyidii binadhroh ” muushilatil-lil-hadlrotil’aliyyah… 3XArtinya Duhai Ghoutsu Hadhaz Zaman, kepangkuan-Mu salam Alloh kuhaturkan Bimbing dan didiklah diriku dengan izin Alloh dan arahkan pancaran sinar Nadroh-MU kepadaku Duhai Yaa Sayyidii radiasi batin yang mewusulkan aku sadar kehadirat Maha Luhur Tuhankuيَآشَافِـعَ اْلخَلْـقِ حَبِيْـبَ اللهِ صَلاَتُـهُ عَلَيْـكَ مَعْ سَـلاَمِهِضَلَّتْ وَضَلَّتْ حِيْلَتىِ فىِ بَلْدَتِى خُذْ بِـيَدِىْ يَاسَـيِّدِىْ وَاْلأُمَّةِYaa syaafi’al-kholqi habiiballoohi ” sholaatuhuu’alaika ma’salaamihii, dhollat wa dhollat hiilatii fii baldatii ” khudz biyadii yaa sayyidii wal ummatii …. 3xArtinya Duhai Kanjeng Nabi pemberi Syafa’at makhluq, duhai Kanjeng Nabi Kekasih Alloh ¨ Kepangkuan-Mu sholawat dan salam Alloh aku sanjungkan jalanku buntu, usahaku tak menentu buat kesejahteraan negriku cepat, cepat, cepat raihlah tanganku Yaa Sayyidii tolonglah diriku dan seluruh ummat سَـيِّدِىْ يَارَسُـوْلَ اللهْYAA SAYYIDII YAA ROSUULALLOH … 7xArtinya Duhai Pemimpinku, Duhai Utusan اللّـهُمَّ صَـلِّ سَـلِّمِ عَلىَ محَـمَّدٍ شَفِيْـعِ اْلأُمَـمِوَاْلآلِ وِاجْعَلِ اْلأَنَامَ مُسْرِعِيْن بِالْوَاحِـدِيَّةِ لِرَبِّ اْلعَـالَمِيْنيَآرَبَّنَا اغْفِرْ يَسِّرِافْتَحْ وَاهْـدِنَا قَـرِّبْ وَأَلِّفْ بَيْـنَنَا يَارَبَّنَـاYaa robbanalloohumma sholli sallimi ” alaa muhammadin syafii’il umami, wal-aali waj-alil anaama musri’iin ” bil-waahidiyyati lirobbil-aalamiin yaa robbanagh-fir yassair iftah wahdinaa ” qorrib wa-allif bainanaa yaa robbanaa… 3XArtinya Yaa Tuhan kami Yaa Alloh, limpahkanlah Sholawat dan Salam atas Kanjeng Nabi Muhammad pemberi Syafa’at ummat dan atas keluarga Beliau, dan jadikanlah umat manusia cepat-cepat lari, lari kembali mengabdikan diri dan sadar kepada Tuhan Semesta alam, Yaa Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, permudahkanlah segala urusan kami, bukalah hati dan jalan kami, dan tunjukilah kami , pereratlah persaudaraan dan persatuan diantara kami, Yaa Tuhan بَارِكْ فِيْمَا خَـلَقْتَ وَهـذِهِ اْلبَلْـدَةْ يَآأَلله، وَفىِ هذِهِ اْلمجُاَهَدَةْ يَآأَللهْAlloohumma baarik fiimaa kholaqta wahaadzihil baldah yaa alloh, wa fii haadzihil mujaahadah yaa alloh … 7xArtinya Yaa Alloh limpahkanlah berkah didalam segala makhluq yang engkau ciptakan, dan didalam negri ini Yaa Alloh, dan didalam mujahadah ini Yaa AllohISTIGHROOQ !“Diam tidak membaca apa-apa, segenap perhatian lahir bathin, fikiran dan perasaan dipusatkan hanya kepada ALLOH! Tidak ada selain ALLOH”.ALFAATIHAH ! 1x“Membaca surat al-fatihah 1 kali Kemudian berdo’a seperti di bawah ini dianjurkan mengangkat kedua tangan berdoa”;بِسْـمِ اللهِ الرَّحمْنِ الرّحِيْمِ أللّهُمَّ بِحَقِّ إسْمِكَ اْلأَعْظَمْ، وَبِجَاهِ سَـيِّدِنَا محمّدٍ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ وَبِبَرَكَةِ غَوْثِ هَذَاالزَّمَانِ وَأَعْوَانِهِ وَسَآئِرِ أَوْلِيَآئِكَ يَآأَلله، يَآألله، يَآألله رَضِيَ اللهُ تَعَلَى عَنْهُمْBismillaahir rohmaanir rohiim, alloohumma bihaqqismikal a’dhom wabijaahi sayyidinaa muhammadin shollallohu alaihi wasallam wabibarakati ghoutsi hadzaz-zamaan wa a’waanihi wa saairi auliyaaika yaa alloh, yaa alloh, yaa alloh, rodliyalloohu ta’aala’anhum …. 3xArtinya Dengan Nama Alloh Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Yaa Alloh, dengan hak kebesaran Asma-MU, dan dengan kemuliaan serta keagungan Kanjeng Nabi Mahammad Sollallohu Alaihi WaSallam, dan dengan Barokahnya Ghoutsu Hadhaz Zaman wa A’wanihi serta segenap Auliya’ Kekasih-MU Yaa Alloh, Yaa Alloh Rodiyallohu Ta’ala جَمِيْعَ اْلعَالَمِيْنَ نِدَآءَنَا هَذَا وَاجْعَلْ فِيْهِ تَأْثِيْرًا بَلِيْغاًBalligh jamii’al alamiin nidaa-anaa haadzaa waj’al fiihi taktsiirom-baliighoo … 3XArtinya Sampaikanlah seruan kami ini kepada jami’al Alamin dan letakkanlah kesan yang sangat mendalamفَإِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ، وَبِاْلإِجَابَةِ جَدِيْرٌFainnaka alaa kulli syai-ingqodiir wabil ijabati jadiir … 3XArtinya Maka sesungguhnya engkau Maha Kuasa berbuat segala sesuatu dan Maha Ahli memberi ILALLOOH 7xArtinya Larilah kembali kepada جَآءَ اْلحَقُّ وَزَهَقَ اْلبَاطِلْط إِنَّ اْلبَاطِلَ كَانَ زَهُوْقاًWaqul jaa-alhaqquwazahaqol baathil innal baathila kaana zahuuqoo …. 3xArtinya Dan katakanlah wahai Muhammad perkara yang hak telah datang dan musnahlah perkara yang batal, sesungguhnya perkara yang batal itu pasti !“Membaca surat Al-Fatihah 1x.”Keterangan tambahan“FAFIRRUU ILALLOH dan WAQUL JAA-ALHAQQU” dibaca oleh imam dan ma’mum secara bersamaan. Maknanya “Larilah kembali kepada Alloh Dan semoga akhlak batal yang rusak dan merusakkan segera diganti oleh Alloh dengan akhlaq yang baik dan yang menguntungkan”.Kedua hal tersebut ditujukan kepada seluruh makhluk hidup, baik itu manusia, jin, dan seluruh dunia, terutama kepada diri pribadi si pembaca itu Sholawat Wahidiyah Dan Cara MengamalkannyaBagi seseorang yang mengamalkan sholawat ini dan pada umumnya orang-orang yang beriman, selain memperhatikan anjuran-anjuran yang sudah ditentukan para tokoh ulama, disamping itu juga penting untuk menyadarkan diri bahwa membaca sholawat kepada Nabi SAW merupakan kewajiban dan keharusan budi nurani tiap-tiap kaum mukminin dan tersebut dikarenakan, pertama yaitu kita memang diperintahkan membaca sholawat kepada Nabi SAW seperti yang dijelaskan di dalam Al-Qur’an sebagai berikutاِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” 56Kedua, kaum mukminin dan muslimin semua memang berhutang budi kepada Rasulullah SAW yang telah mengajarkan banyak hal tentang agama Islam dan tidak terhitung banyak serta besarnya, dhohiron wa batinan syar’an wa untuk faedah dalam membaca sholawat kembali kepada yang membacanya, juga keluarganya, masyarakatnya dan bahkan makhluk-makhluk lain juga ikut merasakan manfaat serta barokah dalam bacaan sholawat tersebut, baik untuk kepentingan dunia maupun banyak dalil atau hadist Nabi SAW yang menjelaskan tentang fadilah keutamaan dan manfaat membaca sholawat, dan juga hadist yang member peringatan atau ancaman terhadap mereka yang kurang perhatian terhadap bacaan dalam salah satu contoh hadist sebagai berikut “ Barang siapa membaca shalawat kepadaku satu kali, maka Allah membalas shalawat kepadanya sepuluh kali, dan barang siapa membaca shalawat kepadaku sepuluh kali maka Allah membalas shalawat kepadanya seratus kali dan barang siapa membaca shalawat kepadaku seratus kali, maka Allah menulis pada diantara kedua matanya “ bebas dari munafik dan bebas dari neraka” dan Allah menempatkannya besok pada hari kiamat bersama-sama para syuhada” HR Thobroni dari Anas Bin Malik Dan juga hadist yang memberi kecaman terhadap bacaan sholawat seperti berikut ini “ Barangsiapa mendengar aku disebut didekatnya dan tidak membaca shalawat kepadaku , maka dia itulah sebakhil-bakhilnya manusia “ HR Ibnu Abi A’shim dari Abu Dzarrin Al GhifariKeutamaan Dan berikut inilah beberapa keutamaan dalam sholawat wahidiyahMemperbanyak berdepe-depe taqorrub mendekatkan diri, bertaubat mohon ampunan kepada Alloh membaca sholawat kepada Nabi tasyafu’an, memohon syafa’at kepada Rosululloh bantuan moril, memohon do’a restu, memohon barokah, karomah, nadhroh Ghoutsu Hadzaz Zaman dan para Auliya’ kekasih Alloh SWT Rodhiyalloohu Ta’ala Anhum, agar beliau-beliau berkenan membantu permohonan kita kepada Alloh beberapa sumber, keempat hal di atas juga bisa disebut sebagai kegiatan jalan pintas untuk menunjang berhasilnya operasi mental membersihkan dan menjernihkan hati, atau singkatnya untuk memperoleh kejernihan hati untuk menuju sadar ma’rifat kepada Allah sholawat ini sendiri memang dikhususkan untuk menjernihkan hati dan ma’rifat sadar kepada Allah wa Rosuulihi Mengamalkan Menurut cara-cara yang telah dituntunkan secara umum dalam mengamalkan sholawat ini disebut dengan Mujahadah Wahidiyah atau disingkat jadi Mujahadah bersungguh-sungguh.Mengamalkan sholawat ini dengan cara bermujahadah insyaAllah sudah tercakup keempat keutamaan yang sudah disebutkan di yang sudah membenarkan tentang kenyataan dalam mempraktekkannya, memperoleh banyak manfaat seperti kejernihan hati, ketenangan batin dan ketentraman membuat hati menjadi lebih banyak dalam mengingat Allah SWT, dan lebih banyak dzikrulloh disamping ingat kepada Rosulullah SAW sebagai pemimpin dan panutan kita ini dikaruniai dengan banyak sekali manfaat dan kegunaan untuk segala macam kepentingan dunia dan akhiran, kebutuhan jasmani dan rohani, dan bahkan kepentingan yang bersifat materil maupun tetapi jangan sampai disalahgunakan. Artinya jangan sampai bermujahadah hanya karena di dorong oleh kepentingan-kepentingan tersebut, melainkan akan lebih baik jika dilakukan karena semata-mata diniatkan untuk beribadah kepada Allah SWT dengan ikhlas Lillah-tanpa pamrih dan dijiwai sadar Billah- “Laa Haula Walaa Quwwata Ilaa Billah”. Demikianlah unanat Mbah Yai Mu’allif QS wa RA pemberi ijazah sholawat saja yang bersungguh-sungguh dalam mujahadahnya pasti akan diberi kemudahan dan kemampuan oleh Allah SWT. Seperti yang dijelaskan dalam Firman Allah SWT yang artinya “Dan mereka orang-orang yang bersungguh-sungguh di dalam menuju kepada KAMI, sungguh mereka akan KAMI tunjukkan kepada berbagai jalan KAMI. Dan sesungguhnya Alloh benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik” 29 – Al-Ankabut 69.“Jaahadu bersungguh-sungguh, di dalam Wahidiyah disebut mujahadah”.PenutupDemikianlah sedikit pembahasan tentang sholawat wahidiyah, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penyampaian pada artikel di bermanfaat.
Sholawat Wahidiyah adalah rangkaian doa-doa Sholawat Nabi seperti tertulis dalam Lembaran Sholawat Wahidiyah, termasuk kaifiyah cara dan adab / tatakrama dalam mengamalkannya. Mulai disiarkan dan diamalkan sejak tahun 1963. Muallif Sholawat Wahidiyah adalah al-Mukarrom Kyai Al-Haj Abdoel Madjid Ma’roef Pengasuh Pondok Pesantren Kedunglo, Desa Bandarlor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Propinsi Jawa Timur. Sholawat Wahidiyah berfaedah menjernihkan hati, dan ma’rifat sadar kepada Alloh dan Rosul-NYA . Alhamdulillah, bifadlillahi warohmatih wabisyafaa’ati Rosuulillahi mereka yang mengamalkan Sholawat Wahidiyah sesuai dengan bimbingan yang benar dikaruniai hati lebih jernih, batin lebih tenang, jiwa lebih tentram, makin bertambah banyak sadar kepada Alloh ma’rifat Billah wa Rosuulihi , disamping diberi kemudahan dalam berbagai keperluan. Sholawat Wahidiyah tidak termasuk dalam kategori jamiyah Thoriqoh, tetapi berfungsi sebagai thoriqoh dalam arti “JALAN” menuju sadar kepada Alloh wa Rosuulihi . Mengamalkan Sholawat Wahidiyah tidak disertai syarat-syarat / ketentuan khusus yang mengikat, tetapi harus dengan adab tatakrama hudlur dan yakin kepada Alloh , mahabbah dan ta’dhim kepada Rosululloh . Sholawat Wahidiyah, seperti sholawat-sholawat yang lain, boleh diamalkan oleh siapa saja, tanpa syarat adanya sanad atau silsilah, karena sanad dari segala sholawat adalah Shohibus Sholawat itu sendiri, yakni Rosululloh . Sholawat Wahidiyah telah diijazahkan secara mutlak oleh Muallifnya untuk diamalkan dan disiarkan dengan ikhlas tanpa pamrih dan bijaksana, kepada masyarakat luas tanpa pandang bulu dan golongan. Pengamalan Sholawat Wahidiyah disebut Mujahadah.
Sholawat Wahidiyah adalah rangkaian doa-doa Sholawat Nabi seperti tertulis dalam Lembaran Sholawat Wahidiyah. Dalam lembaran sholawat wahidiyah juga terdapat kaifiyah cara dan adab / tatakrama dalam mengamalkannya. Pengamalan dan penyiarannya sejak tahun 1963. Muallif Sholawat Wahidiyah adalah al-Mukarrom Kyai Al-Haj Abdoel Madjid Ma’roef. Beliau merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Kedunglo, Desa Bandarlor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Propinsi Jawa Timur. Sholawat Wahidiyah berfaedah menjernihkan hati, dan ma’rifat sadar kepada Alloh dan Rosul-NYA. Alhamdulillah, bifadlillahi warohmatih wabisyafaa’ati Rosuulillahi mereka yang mengamalkan Sholawat Wahidiyah sesuai dengan bimbingan yang benar mendapatkan karunia berupa hati lebih jernih, batin lebih tenang, jiwa lebih tentram. Selain itu mereka semakin bertambah banyak sadar kepada Alloh ma’rifat Billah wa Rosuulihi, di samping mendapatkan kemudahan dalam berbagai keperluan. Sholawat Wahidiyah tidak termasuk dalam kategori jamiyah Thoriqoh, tetapi berfungsi sebagai thoriqoh dalam arti “JALAN” menuju sadar kepada Alloh wa Rosuulihi. Mengamalkan Sholawat Wahidiyah tidak ada syarat-syarat / ketentuan khusus yang mengikat. Tetapi dalam pengamalannya harus dengan adab tatakrama hudlur dan yakin kepada Alloh, mahabbah dan ta’dhim kepada Rosululloh . Sholawat Wahidiyah, seperti sholawat-sholawat yang lain, siapa pun boleh mengamalkan, tanpa syarat adanya sanad atau silsilah. Hal ini dikarenakan sanad dari segala sholawat adalah Shohibus Sholawat itu sendiri, yakni Rosululloh . Sholawat Wahidiyah telah diijazahkan secara mutlak oleh Muallifnya untuk diamalkan dan disiarkan dengan ikhlas tanpa pamrih dan bijaksana, kepada masyarakat luas tanpa pandang bulu dan golongan. Mujahadah adalah sebutan dari pengamalan Sholawat Wahidiyah.
sholawat wahidiyah dan artinya